NO BAKSO




Jika satu cahaya tak mampu membangunkan Aku
Dobrak paksa jantungku agar ia berdetak dan gentar
Remuk tanpa rasa takut
Berdetak deras, kala Kau ada di sampingku...
Aku, menangis tentang luka. Menulis cerita tak berdarah. Kala aku masih bersuara terseduh seduh hingga buta. Sembab, menghilangkan nanah. Esok kan terlihat bahagia.
Aku, kini tak mampu. Sesak tak terungkap. Raga lelah hanya pasrah. Jiwaku bergemuruh, tak bersuara. Tulisanku tak tertuang. Ini luka, aku membendungnya. Aku ingin membuangnya bersama air mata, sesak, tak bisa. Terlelap, lelah.
Terbangun bersama resah.
Ini kecewa...
Kalah cinta
Aku berkata-kata bagai sudah
Melepas beban
Tapi jiwaku masih
Dalam sakit tak berujung
Melihatmu tertawa
Aku bahagia
Tapi tawamu kelam
Sepi terasa
Aku ingin merasukimu
Bersamamu
Dayaku tak mempunyai apa
Menciut
Tenggelam takut bertemu
Cinta
I remembered all of the pain
When I am counting the days
Toward September
How do you do?
I dont wanna see
What My feeling said
It will be the same
Will be?
It was crowded
Still It is
Slowly it will kill me
All of me
Because I fall
With you
We made promise, didnt we?
I will keep our promise
In 6th on September soon
The day I ever cried
Because loving him
Will it be the same?
Will you make it same?
Please No
In the last September
I chose to not love again
But your coming was not a thing that I had wanted before
Im afraid to love again
But It just happened
When you gave me all my sick memories
You made me repeat all the things
I was asking why to God
Bittersweet, I was happy
And you made my smile back
And I never cry again because of a heartbreaker
And I like you
Adore you
I asked God
Told Him
I wanted you
Always in my praying
In the name of God The Most Gracious and The Most Merciful
Suddenly He makes a distance for us
I cant think clearly
I surrended all my faith to Him
I cant spell
Tell
Say
Yours in my praying
Im tired
Hey September,
Please be kind
I will give him a memories
To tell him
That I have ever fallen in love with him
Without speaking
But with one letter
L
for your name
For your life
Love for you
Love OL
Karena yang Aku tahu
Hidupku kan terus berlangsung
Pilihan hanya ditanganku
Tetap menangis dan menyesal
Atau
Terus maju bersama rasa sakit
Yang akan ku namai
Kekuatan
________________________________
Cemoohku
Sudah tak bersuara
Ia diam, sunyi, senyap
Berteriak tapi tenang
Lenyap terhembus di celah
Yang ku duga rusak
Nafasnya
Matanya
Suaranya
Detak jantungnya
Menggertak paksa saat itu
Cinta yang terbuang
Air mata kebodohan
Aku menikmati hariku
Dengannya
Membawa rasa sakit
Mengobatinya
Tertawa
Tapi selalu mundur
Aku tak pernah ada
Canduku
Dejavu
Ia mengingatkan segalanya
Hal indah yang pernah aku alami
Tawaku membabi buta
Bahagiaku hingga lupa
Semua kisah sebelum luka
Aku dan *dia sebelumnya
___________________________________
Hanya hidupku terlalu panjang
Jika untuk berharap
Menunggu
Seseorang yang tak mampu
Aku gapai
Aku bertaruh bersama doa
Dan itu menyakitkan
Jawaban yang terbaik bukan?
___________________________________
Dear next September,
How do you do?*
Maybe it will be same
As the last year
Will you?
But its okay
Although nothing is fine
Right now
Sayonara LA
Onni chan
Nice to meet you
Love OL
Mencekik harapan
Jawaban tergerak dari ribuan doa
Dalam namanya
Dan rinduku tak berarti
Lariku tak terkejar
Pergiku sebuah figuran
Dalam roda dongengnya
Hujanku terkuras
Deras tak turun
Kini hanya panas menerkam
Lautan kering
Tak berkarang
Hanya karam
Tuhan yang ciptakan
Penantianku ku batalkan
Hati bilang dirinya
Tak kan membangun tahta
Pelengkap cerita
Penebas luka
Sementara
Dan sebuah luka
Jika jauh ku pergi
Tuk memahaminya
Oh Aku ingin tidur
Bermimpi sebentar
Mencengkram jawaban doa
Salahkah doa?
Hei 5th of July
Nice to meet you again
With the other one
A new soul
________
Kadang aku melihatku
Rasakan aku
Menghembuskanmu
Kau terkadang sedekat nadi
Namun seringkali sejauh matahari
Kau itu sinar, yang menyejukkan mata
Sinar yang indah saat gelapku
Pelita yang menepis rasa sakit
Kau adalah sang bulan
________
Ini yang ke 4 kali bukan?
Sebelum pertemuan ini aku benar-benar
Berencana harus menyerah
Menjauh
Karena Aku tak rasa Aku dalam heningmu
Tepat hari ini
Aku harus menyerah bukan?
Aku mampu membacanya
Sudah berakhir
Karena kedatanganmu hanya untuk
Sembuhkan lukaku
Bukan membuat luka
Dengan harapanku
Dan rasa ku
__________
Aku hanya hadir di terangmu
Membuat terik
Tak mampu Kau pandang
Aku Sang Matahari
Yang bukan menyinari bulanku
| Punti Kayu, 2nd of May 2017 |